Minggu, 17 November 2019

RS MH Thamrin Cileungsi: Inilah Beberapa Makanan Penyebab Asam Urat yang Perlu Anda Hindari


RS MH Thamrin Cileungsi: Inilah Beberapa Makanan Penyebab Asam Urat yang Perlu Anda Hindari

Asam urat atau Hyperuricemia merupakan salah satu penyakit yang cukup banyak diderita orang-orang. Penyakit ini bisa menyebabkan nyeri yang tidak tertahankan, pembengkakan, bahkan rasa panas di area persendian. Meskipun semua sendi pada tubuh beresiko terkena asam urat, namun biasanya rasa nyeri akan lebih sering menyerang bagian jari tangan, lutut, jari kaki, dan pergelangan kaki. Rasa sakit yang dialami oleh penderita asam urat bisa berlangsung hingga rentang waktu 3-10 hari dengan gejala yang telat berkembang pada beberapa jam pertama. Saat kondisi ini, penderita perlu mendapatkan perawatan medis agar kondisi semakin medis dengan membawanya ke rumah sakit yang memiliki layanan untuk kondisi ini, seperti RS MH Thamrin Cileungsi .

Seseorang bisa beresiko mengalami asam urat jika dipicu oleh beberapa faktor berikut ini:

  • Memiliki riwayat keluarga yang menderita asam urat.
  • Baru saja mengalami cedera ataupun pembedahan.
  • Kebiasaan mengkonsumsi minuman beralkohol dan minuman dengan kandungan gula tinggi.
  • Kebiasaan mengkonsumsi obat, seperti diuretic, ciclosporin, aspirin, dan beberapa obat kemoterapi.
  • Mengalami kondisi kesehatan tertentu, seperti diabetes, penyakit ginjal, penyakit jantung, gangguan sistem metabolik, penyakit tiroid, leukemia, kolesterol yang tinggi, hipertensi, sleep apnea, dan obesitas.
  • Mengkonsumsi makanan dengan kandungan purin yang tinggi.

Untuk penyebab yang terakhir, yaitu mengkonsumsi makanan yang tinggi akan kandungan purin memang menjadi faktor pemicu asam urat yang tidak bisa dianggap remeh. Karena penyakit asam urat terbentuk ketika tubuh mengalami kelebihan purin. Pada kondisi normal, purin yang dan asam urat akan dikeluarkan oleh tubuh melalui urine. Namun saat tubuh memproduksi terlalu banyak asam urat dan purin juga berlebihan, maka tidak bisa dikeluarkan secara maksimal.

Makanan yang mengandung purin biasanya terdapat pada beberapa makanan, seperti daging merah, makanan laut, jeroan, kacang-kacanga, dll. Selain itu, masih ada beberapa makanan yang perlu dibatasi bahkan dihindari agar tingkat asam urat tidak naik, antara lain:

  1. Minuman manis.
Bagi Anda pecinta minuman manis, seperti minuman bersoda, minuman dengan rasa buah, maupun minuman dalam kemasan, sebaiknya mulai membatasi ataupun menghindarinya mulai dari sekarang jika tidak ingin asam urat naik. Hal ini karena rasa manis dari gula berjenis fruktosa bisa merangsang asam urat lebih banyak.

  1. Sayuran hijau.
Meskipun sayuran hijau menyehatkan, namun ada beberapa sayuran hijau yang kurang baik jika dikonsumsi oleh penderita asam urat, seperti bayam, kacang polong, dan asparagus. Hal ini lantaran kandungan purin di dalamnya yang sangat tinggi. Selain sayuran hijau tersebut, pada kembang kol dan jamur juga mengandung purin yang tinggi. Untuk itu batasi agar tidak mengkonsumsinya terlalu banyak.

  1. Produk olahan susu.
Beberapa produk olahan susu, seperti keju, susu, yoghurt, dan es krim juga mampu memicu kadar asam urat menjadi naik. Jikapun Anda ingin sekali mengkonsumsinya, pastikan dari jenis yang rendah lemak atau bahkan yang bebas lemak.

Itu tadi beberapa makanan yang perlu dibatasi atau bahkan dihindari konsumsinya agar kadar asam urat tidak naik. Karena jika Anda tetap mengabaikannya dan kondisi asam urat kambuh, bisa dibayangkan bagaimana tidak enaknya saat rasa nyeri datang menyerang, pembengkakan, hingga rasa panas di area sendi nantinya. Belum lagi, Anda tentunya harus bermalam di rumah sakit jika kondisi semakin parah. Baik itu di RS MH Thamrin Cileungsi maupun rumah sakit lainnya. Maka dari itu, batasi atau hindari sebisa mungkin.


0 komentar:

Posting Komentar