Kamis, 27 September 2018

Jack Ma Suruh Karyawannya Kerja 12 Jam Sehari

Jack Ma Suruh Karyawannya Kerja 12 Jam Sehari

Untuk bisa bekerja di Alibaba Group Holding, Anda harus siap untuk bekerja 12 jam dalam sehari serta 6 hari dalam seminggu.

Hal itulah yang diungkapkan Jack Ma dalam sebuah rapat internal kepada karyawannya di perusahaan e-commerce terbesar di China tersebut.

Mengutip dari akun resmi Alibaba di Weibo, Jack Ma menegaskan, dirinya tidak membutuhkan orang-orang yang mencari pengalaman kerja 8 jam sehari layaknya pekerja kantoran biasa. Dia pun memperkenalkan kultur bekerja baru, yaitu 996 atau bekerja mulai dari jam 9 pagi hingga jam 9 malam dalam 6 hari seminggu.

"Untuk bisa bekerja 996 adalah sebuah kehormatan besar," ujar Jack Ma seperti dilansir The Straits Times.

"Jika Anda ingin bergabung dengan Alibaba, Anda harus siap untuk bekerja 12 jam sehari, jika tidak, mengapa Anda bergabung?" lanjutnya.

Sebagaimana diberitakan, industri teknologi China dipenuhi dengan kisah-kisah programmer dan pendiri yang meninggal mendadak lantaran jam kerja yang terlampau panjang juga tekanan sehingga kelelahan.

Ungkapan Jack Ma tersebut menimbulkan beberapa reaksi keras di kalangan masyarakat setempat.

"Terlalu bayak omong kosong, dan bahkan tidak disebutkan apakah perusahaan akan memberikan kompensasi untuk lembur karena 996," tulis seseorang di kolom komentar Weibo.

"Para bos melakukan 996 karena mereka bekerja untuk diri mereka sendiri dan kekayaan mereka bertumbuh. Sementara kami bekerja 996 karena kami dieksploitasi tanpa kompensasi lembur," tulis yang lain.

Pihak Alibaba pun tidak segera memberi komentar ketika dimintai keterangan. Ungkapan Jack Ma tersebut pun muncul ketika di China sendiri tengah muncul perdebatan sengit di mana banyak programmer setempat yang melakukan protes melalui sebuah komunitas berbagi kode online, Github dengan kode 996.ICU yang menarik banyak perhatian dan menjadi populer.

"Dengan mengikuti jadwal kerja 996, Anda berisiko membawa diri Anda sendiri ke ICU (Intensive Care Unit)," tulis keterangan dari deskripsi 996.ICU tersebut.

Penginiasi gerakan yang identitasnya masih belum diketahui tersebut meminta seluruh pekerja di sektor teknologi untuk menyarakan perusahaan yang menyalagunakan pekerja mereka dengan menuntut bekerja lembur tanpa kompensasi.

Alibaba dan perusahaan afiliasinya Ant Financial, disebut dalam gerakan protes tersebut.

Jumat, 14 September 2018

Dampak Ban Mobil yang Kelebihan Angin

Dampak Ban Mobil yang Kelebihan Angin

Pemilik mobil banyak yang kurang sadar atau tidak tahu, jika tekanan udara pada bannya itu kurangan atau justru kelebihan. Sebab, terkadang jarang diperhatikan, ketika mesin menyala main langsung tancap gas saja.

Padahal, demi keamanan dan keselamatan bersama ada baiknya sebelum mulai mengemudi cek dulu komponen penting, termasuk tekanan udara pada ban.

Sebab jika tidak, Anda akan mendapatkan efek negatif dari ban yang kekurangan atau kelebihan udara.

Menurut Sapta Agung Nugraha, Kepala Bengkel Auto2000 Bekasi Barat, efek buruk dari ban yang sering mengalami kurang udara adalah sebagai berikut:

-Tapak ban ke permukaan jalan semakin lebar, sehingga gesekan dengan permukaan makin lebar juga. Dampaknya butuh tenaga mesin lebih besar sehingga bahan bakar minyak (BBM) menjadi boros.
-Respon terhadap setir kemudi juga menjadi lambat dan berat.
-Terakhir, bisa merusak komponen ban seperti kawat, benang, maupun karet.

Selanjutnya efek buruk apabila ban selalu dalam keadaan kelebihan tekanan udara:

Udara di dalam ban akan memadat dan saling berhimpitan sehingga membuat ban tidak bisa menyerap getaran. Dampaknya terasa duduk di bantalan yang kaku dan keras.
-Tapak ban yang menyentuh permukaan jalan akan mengecil sehingga dampaknya akan kurang stabil di kecepatan tinggi, dan bisa menyebabkan slip.
-Bagian tengah ban (yang banyak bergesekan dengan permukaan jalan) akan menjadi lebih cepat aus.
"Sebenarnya ukuran standar tekanan udara ada di pintu depan kanan, di bawah jok. Ikuti tekanan yang sudah diatur oleh produsen," kata Sapta kepada Kompas.com belum lama ini.

Namun, kata Sapta jika membawa muatan atau penumpang belakang, sebaiknya tekanan udara di tambah dari ukuran standar. Sebagai contoh ban depan bisa menggunakan 33 Psi, sedangkan belakang 36 Psi.